Abstract :
Salah satu teknologi yang diharapkan menghasilkan presisi pada suatu konstruksi struktural dan khusus nya untuk efisien produk yaitu dengan Pengelasan. Dengan berbagai metode baru dan inovatif pengelasan menjadi bagian penting dalam industri manufaktur. Salah satu metode yang kini berkembang yaitu pengelasan dengan jarak grid weld metal. Untuk memenuhi permintaan dari berbagai sektor industri, proses pengelasan dengan pendekatan yang berbeda mengenai deposisi material telah dikembangkan salah satunya yaitu berbasis wired-arc atau dikenal dengan wire arc. Salah satu bentuk aplikasi Wire Arc pada dunia konstruksi yaitu industri otomotif. Pada sektor otomotif hingga saat ini, penggunaan baja mild steel masih cukup umum. Baja ASTM A36 sering dikenal sebagai pelat mild steel. ASTM A36 merupakan baja karbon dengan spesifikasi standar yang digunakan untuk berbagai aplikasi struktural.. Pengelasan dengan jarak grid adalah proses melelehkan kawat ke bagian yang ingin dicapai dengan deposisi dari kawat logam cair dengan membentuk jarak tertentu. Oleh karena itu, saat ini proses GMAW yang paling umum digunakan untuk pembuatan grid. Pendepositan weld metal dengan metode grid akan meningkatkan kekuatan mekanik spesimen, khususnya pada bagian penutup bagasi mobil. Penelitian memiliki tujuan untuk menganalisis pengaruh jarak grid welding terhadap tingkat kekerasan dan struktur mikro material baja ASTM A36. Penelitian ini menggunakan baja ASTM A36 dengan ketebalan 2 mm. Proses pengelasan dilakukan menggunakan metode GMAW dengan elektroda ER70S-6. Pengelasan dilakukan dengan arus 40 A, dengan variasi jarak antar weld metal sebesar 5 mm, 10 mm, dan 15 mm.