DETAIL DOCUMENT
ANALISIS PENGARUH VARIASI ARUS LISTRIK DAN KAMPUH V TERHADAP KEKUATAN TARIK DAN STRUKTUR MIKRO PADA PEOSES PENGELASAN SHIELDED METAL ARC WELDING (SMAW)
Total View This Week0
Institusion
Institut Teknologi Kalimantan
Author
Josia, Josia
Subject
TS Manufactures 
Datestamp
2025-01-17 06:17:40 
Abstract :
Kebutuhan akan peralatan industri perusahaan semakin meningkat, sehingga diperlukan kualitas Kebutuhan peralatan industri, terutama di bidang konstruksi dan tambang seperti yang ada di Kalimantan tahun ke tahun terus meningkat dan memerlukan sambungan pengelasan berkualitas tinggi. Pengelasan Shielded Metal Arc Welding (SMAW) sering digunakan untuk menyambung baja ASTM A36, yang memiliki kekuatan tarik dan keuletan tinggi, tetapi kualitasnya dipengaruhi faktor-faktor seperti arus listrik dan jenis kampuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi arus listrik dan kampuh V terhadap kekuatan tarik dan struktur mikro pada proses pengelasan SMAW. Hasil penelitian menunjukkan kekuatan tarik tertinggi berada pada variari arus listrik 120A dan bentuk V 60 dengan nilai kekuatan tarik 763,68 MPa dan terendah pada variasi arus listrik 120A dan kampuh V 30 dengan nilai kekuatan tarik 324,5 MPa. Hasil penelitian menunjukkan kekuatan luluh dari setiap variasi arus listrik dan kampuh V setelah mengalamai proses pengelasan dengan nilai tertinggi pada kampuh V 30 sebesar 535,78 MPa pada variasi arus listrik 110A, sedangkan kekuatan luluh pada kampuh V 60 dengan nilai tertinggi sebesar 537,27 MPa pada variasi arus listrik 120A. Hasil pengamatan struktur mikro menunjukkan presentase fasa ferit tertinggi berada pada base metal dengan variasi kampuh V 600 sebesar 59,69%, dimana pada area HAZ terjadi peningkatan fasa perlit dengan nilai presentase fasa tertinggi pada variasi arus listrik dan kampuh V 60 dengan presentase fasa perlit 70,86%, sedangkan pada weld metal presentase fasa perlit 64.59% dengan variasi arus listrik 110A dan kampuh V 30. 
Institution Info

Institut Teknologi Kalimantan