DETAIL DOCUMENT
Penilian Kinerja Kelayakhunian Permukiman Kawasan Perkotaan Gresik berdasarkan Persepsi Stakeholder
Total View This Week5
Institusion
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Author
Suryaningsih, Mega
Subject
HD31 Management--Evaluation 
Datestamp
2019-03-06 07:00:35 
Abstract :
Kawasan pekrotaan Gresik yang berbasis industri memiliki permasalahan terhadap kelayakhunian permukimannya. Sehingga diperlukan penilaian yang terukur terhadap kinerja kelayakhunian pada permukiman tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kinerja kelayakhunian permukiman kawasan perkotaan Gresik. Penilaian kinerja kelayakhunian permukiman kawasan perkotaan Gresik diawali dengan menentukan kriteria layak huni. Metode yang digunakan untuk menemukan kriteria layak huni permukiman kawasan perkotaan Gresik adalah analisis Confirmatory Factor Analysis (CFA). Tahap berikutnya adalah penilaian kinerja kelayakhunian permukiman kawasan perkotaan Gresik berdasarkan kriteria yang telah dihasilkan dengan menggunakan analisis Importance Performance Analysis (IPA). Kedua tahap tersebut dilakukan berdasarkan persepsi stakeholder, yakni masyarakat, pemerintah, dan pihak industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 15 kriteria layak huni untuk permukiman kawasan perkotaan Gresik. Kriteria tersebut terbagi menjadi 5 faktor, yakni faktor Fasilitas, faktor Lingkungan, faktor Utilitas, faktor sosial-ekonomi, dan faktor Transportasi. Dari ke-15 kriteria tersebut, tidak ada satupun nilai kinerja kriteria yang sesuai harapan, sehingga dapat dikatakan bahwa permukiman kawasan perkotaan Gresik masih belum layak huni. Adapun kriteria yang tergolong dalam kuadran Concentrate Here (kinerja rendah namun tingkat harapan tinggi) adalah kriteria Fasilitas Ruang Terbuka Hijau, Jaringan Persampahan, dan Kualitas Udara. Ketiga kriteria tersebut adalah krietria yang merupakan prioritas penanganan untuk meningkatkan kelayakhunian permukiman kawasan perkotaan Gresik. ================================================================= The industrial-based urban area of Gresik has problems with its settlement livability. Therefore, a measurable assessment for the livable performance of the settlement is needed. This research aims to assess the performance of livabilityof the settlement in Gresik urban area. The first step is determining the criteria of livable criteria of the settlement. Confirmatory Factor Analysis (CFA) is used as method to find the livable criteria of the settlement. Second step is to assess the livable performance of theurban settlement of Gresikby using Importance Performance Analysis (IPA), based onthe criteria that found in the first step. The entire steps above are from the stakeholders perspective: inhabitants, government, and the private sector. The result of this research shows that there are 15 livable criteria for the settlement in the Gresik urban area. The criteria divided into 5 factors: facility, environment, utility, socio-economic, and transportation. Of from the 15 criteria above, none of the performance criteria value that reach the importance value, so it canconclude that the settlement in Gresik urban area is not livable yet. Thus, the criteria classified in quadrant Concentrate Here (low performance but high importance level) are criteria of green-openspace facility, solid waste network, and air quality. Those three criteria are priority in handling to improve the settlement livability in Gresik urban area. 
Institution Info

Institut Teknologi Sepuluh Nopember