DETAIL DOCUMENT
Analisis Pola Hubungan PDRB Dengan Faktor Pencemaran Lingkungan Di Indonesia Menggunakan Pendekatan Geographically Weighted Regression (GWR)
Total View This Week2
Institusion
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Author
Damayanti, Riza
Subject
HA Statistics 
Datestamp
2018-12-26 07:13:22 
Abstract :
PDRB merupakan salah satu indikator perekonomian suatu wilayah. Perhitungan PDRB salah satunya berkaitan dengan penggunaan sumber daya alam, dimana perhitungan yang digunakan menggunakan pendekatan nilai tambah atau produksi. Faktor pencemaran lingkungan berpengaruh terhadap ketersediaan sumber daya alam, sehingga mempunyai pengaruh dalam menentukan tinggi rendahnya PDRB suatu provinsi. Berbagai penelitian PDRB dengan metode statistika sudah banyak dilakukan. Namun, penelitian tersebut belum ada yang memodelkan antara PDRB dengan faktor pencemaran lingkungan, juga tanpa memperhatikan faktor spasial. Oleh karena itu, dalam penelitian ini dilakukan analisis spasial dengan Geographically Weighted Regression (GWR). Metode GWR digunakan untuk memodelkan PDRB di Indonesia serta mengetahui faktor dari segi lingkungan yang berpengaruh secara signifikan di tiap provinsi. Hasil pemodelan dengan GWR diperoleh model yang berbedabeda untuk tiap provinsi. Model GWR menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan model regresi global, terlihat dari nilai AIC maupun SSE yang lebih kecil, dan R2 yang lebih besar. ======================================================================================================= Gross domestic regional product (GDRP) is one of the regional economy development indicators. The calculation of GDRP is related to the use of natural resources, of which this calculation uses added value or production approach. The factor causing environmental pollution influence the avalaibility of natural resources. Therefore, it has affected to determine the level of Provincial GDRP. Many studies about GDRP using statistic method has been published. But those studies still can't represent the corelation between GDRP and the factors causing environmental pollution, and also recognize spatial factors. Hence, this study uses spatial analysis with Geographical Weighted Regression (GWR). This method is used to make a modelling of GDRP in indonesia and to determine the related environmental factor in every province. The output of GWR modelling is various in every province. The result using gwr modelling is much better than the method using global regression, shown by the lower AIC and SSE value, and the higher R2 value 
Institution Info

Institut Teknologi Sepuluh Nopember