Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh
kombinasi konsentrasi NAA dan BAP serta untuk mengetahui
berapa konsentrasi NAA dan BAP yang optimal terhadap
pertumbuhan biji anggrek D. capra. Biji anggrek D. capra
ditanam pada medium ½ MS dengan kombinasi perlakuan Zat
Pengatur Tumbuh (ZPT) NAA (0,1; 0,2; 0,3; 0,4; 0,5 mg/L) dan
BAP (0,1; 0,3; 0,5 mg/L), dan perlakuan tanpa ZPT juga
disertakan sebagai kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
persentase pertumbuhan biji D. capra berkisar 3.75% - 18.79%.
Persentase pertumbuhan biji pada perlakuan tanpa ZPT (kontrol)
lebih rendah (3.75%) dibandingkan dengan perlakuan dengan
penambahan ZPT dengan persentase pertumbuhan biji tertinggi
pada perlakuan 0,4 NAA dan 0,1 BAP yaitu 18.79%. Namun, uji
anova menunjukkan bahwa kombinasi konsentrasi ZPT NAA dan
BAP tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pertumbuhan
biji D. capra. Penelitian ini diharapkan dapat mendukung
program perbanyakan anggrek langka yang efektif dan efisien
untuk mendukung program konservasi anggrek langka khususnya
D. capra.