DETAIL DOCUMENT
Perencanaan Struktur Gedung Pusat Mahasiswa Politeknik Negeri Malang Dengan Metode Sistem Rangka Pemikul Momen Menengah (SRPMM) - (Gambar Perencanaan)
Total View This Week0
Institusion
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Author
Ciptadi, Tria
Fawaid, Muhammad Chariesh
Subject
TH Building construction 
Datestamp
2023-06-22 06:54:43 
Abstract :
Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa Politeknik Negeri Malang berada pada Jl. Soekarno Hatta No 09, Malang ? Jawa Timur. Berdasarkan hasil Standar Penetration Test (SPT), diketahui bahwa gedung dibangun di atas tanah dengan kondisi keras. Dalam perhitungan beban gempa rencana menggunakan metode analisis gempa respon spektrum. Peraturan yang digunakan adalah standar desain yang berlaku di Indonesia yaitu SNI 03-1726-2002, SNI 03-1728-2002, SNI 03-2847-2002, PPIUG 1983 dan PBBI 1971. Kota Malang termasuk dalam zona gempa 4. Sehingga analisis strukturnya menggunakan metode Sistem Rangka Pemikul Momen Menengah (SRPMM). Struktur utama pada gedung (balok dan kolom) dan komponen sekunder (pelat dan tangga) menggunakan struktur beton bertulang. Pada atap menggunakan struktur rangka baja ruang (space frame) dengan sambungan menggunakan ball joint. Struktur bawah (poer dan basement) dari bahan beton bertulang. Untuk pondasi menggunakan borpile. Hasil dari perhitungan ini adalah bangunan tersebut mampu menahan gaya gempa yang terjadi. ================================================================================================================================== Student Activity Center Building Polytechnic of Malang is located at Soekarno Hatta Street No. 09, Malang - East Java. Based on the results of Standard Penetration Test (SPT), this building was built on land with harsh conditions. The calculation of seismic load plan is using response spectrum earthquake analysis method. The Regulations is using applicable design standards in Indonesia, like SNI 03-1726-2002, SNI 03-1728-2002, SNI 03-2847-2002, PPIUG PPBI 1983 and 1971. Malang is in the fourth quake zone. So the structure analysis is using Intermediate Moment Resisting Frame Methode.The main structure of the building (beams and columns) and secondary components (plates and stairs) are using reinforced concrete structures. For the roof isusing a steel space frame structure by using a ball joint connection. Bottom structure (poer and basement) is using concrete materials. The foundation is using borpile. The result of this calculation is that the building is able to withstand the force of the earthquake. 
Institution Info

Institut Teknologi Sepuluh Nopember