DETAIL DOCUMENT
Perancangan Concrete House di Blitar dan Perancangan Rumah Pagupon di Surabaya
Total View This Week0
Institusion
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Author
Johensha, Berliana Dinda
Subject
NA2750 Architectural design. 
Datestamp
2023-07-20 06:34:41 
Abstract :
13 butir kompetensi ini bertujuan untuk menggambarkan kemampuan yang diharapkan dari arsitek yang profesional dan berkualitas. Standar kompetensi ini menjadi pedoman dalam dunia arsitektur profesional dan dalam menilai kinerja seorang arsitek dalam praktik profesionalnya. Dengan menguasai standar kompetensi ini, seorang arsitek dapat memberikan kontribusi signifikan dalam menciptakan bangunan yang memiliki fungsi, estetika, dan bangunan yang berkelanjutan. Dalam laporan ini, akan dibahas dua proyek perancangan yang masing-masing mengacu pada 13 butir kompetensi arsitek tersebut. Proyek pertama adalah perancangan Concrete House di Blitar yang memerlukan pemahaman tentang kebutuhan penghuni, desain yang modern, dan penerapan efisiensi energi pada hunian. Proyek kedua adalah perancangan Rumah Pagupon di Surabaya, yang menekankan pada kebutuhan berbagai aktivitas dalam keterbatasan lahan. Kedua proyek ini menunjukkan pentingnya menguasai standar kompetensi arsitek dalam menciptakan bangunan yang memenuhi berbagai persyaratan dan menjawab berbagai tantangan desain. Dengan menerapkan pengetahuan, keterampilan, sikap dan profesionalisme yang tepat, seorang arsitek dapat berhasil dalam praktik profesionalnya dan memberikan kontribusi berarti dalam dunia arsitektur. ================================================================================================================================ This project report discusses the application of 13 architect competency points in design projects. This standard of 13 competency points aims to describe the capabilities expected of a professional and qualified architect. These competency standards serve as guidelines in the world of professional architecture and in assessing the performance of an architect in his professional practice. By mastering these competency standards, an architect can make a significant contribution in creating buildings that have functional, aesthetic and sustainable buildings. In this report, two design projects will be discussed, each referring to the architect's 13 competency points. The first project is the design of a Concrete House in Blitar which requires an understanding of the occupants' needs, a modern design, and the application of energy efficiency to housing. The second project is the design of the Pagupon House in Surabaya, which emphasizes the need for various activities within limited land. These two projects demonstrate the importance of mastering architect competency standards in creating buildings that meet various requirements and address various design challenges. By applying the right knowledge, skills, attitudes and professionalism, an architect can succeed in his professional practice and make a meaningful contribution to the world of architecture. 
Institution Info

Institut Teknologi Sepuluh Nopember