DETAIL DOCUMENT
Desain Ulang Portal Pengajuan Akta Kelahiran di Sistem KNG untuk Mengurangi Kesalahan dalam Mengajukan Permohonan
Total View This Week0
Institusion
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Author
Putra, Moch. Aqmal Rasyadan Reza
Subject
QA76.9.U83 Graphical user interfaces. User interfaces (Computer systems)--Design. 
Datestamp
2023-07-18 05:26:03 
Abstract :
Konteks: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Surabaya merupakan instansi pemerintah yang bertanggung jawab dalam melaksanakan urusan di bidang kependudukan dan catatan sipil di Surabaya. Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan, Dispendukcapil selalu melakukan inovasi pada layanan yang disediakan. Inovasi terbaru dari dispendukcapil adalah pembuatan Sistem Klampid New Generation (KNG) sebagai bentuk pelayanan kependudukan dengan sistem self-service, dimana penduduk Surabaya dapat mengajukan permohonan layanan kependudukan secara mandiri melalui sistem tersebut. Permasalahan: Namun, inovasi ini dinilai masih belum optimal dikarenakan masih banyaknya pengembalian permohonan yang disebabkan oleh kesalahan pemohon dalam mengajukan permohonan. Pengembalian permohonan ini dapat mengakibatkan bottleneck pada proses pengajuan permohonan, dikarenakan pemohon harus memperbaiki ulang formulir dan dokumen persyaratan pengajuan yang dapat memperlambat rata-rata lama waktu pemrosesan. Berdasarkan penelitian sebelumnya serta hasil observasi dan pengolahan data yang telah dilakukan, akar permasalahan dari pengembalian permohonan disebabkan oleh kebingungan pengguna saat menggunakan sistem portal pengajuan dikarenakan desain antarmuka dan pengalaman pengguna yang kurang intuitif. Tujuan: Tugas akhir ini bertujuan untuk meminimalisir potensi terjadinya kesalahan pengguna dalam menggunakan sistem portal pengajuan yang mengakibatkan pengembalian permohonan pada layanan pembuatan akta kelahiran. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi berupa purwarupa rancang ulang desain antarmuka dan pengalaman pengguna pada portal pengajuan permohonan di sistem KNG kepada pihak Dispendukcapil. Metode: Tugas akhir ini menggunakan pendekatan analisis konten untuk menganalisis data pengembalian permohonan. Data tersebut kemudian dikategorikan berdasarkan hasil analisis yang dilakukan guna mengidentifikasi kesalahan yang terjadi. Selanjutnya, analisis pareto dilakukan untuk mengidentifikasi vital few yang menjadi penyebab utama pengembalian. Metode 5 why analysis kemudian digunakan untuk mengidentifikasi akar penyebab dari pengembalian tersebut. Hasil root cause tersebut digunakan sebagai acuan dalam pengembangan fitur-fitur pada prototipe solusi. Prototipe solusi kemudian dievaluasi menggunakan metode Heuristic Evaluation oleh para ahli guna menilai apakah prototipe tersebut memenuhi prinsip usability heuristics yang ditetapkan. Pendekatan ini dipilih untuk meminimalisir potensi masalah desain yang dapat memengaruhi pengalaman pengguna, meminimalisir kesulitan, kebingungan, atau ketidakpuasan pengguna dalam menggunakan sistem, serta mengurangi kesalahan yang mungkin dilakukan oleh pengguna dalam menggunakan sistem. Hasil: Berdasarkan hasil analisis konten dari data pengembalian permohonan, ditemukan 12 kategori kesalahan yang menyebabkan pengembalian permohonan. Hasil analisis pareto terhadap 12 kategori kesalahan tersebut menunjukkan terdapat 4 kategori kesalahan yang menjadi vital few penyebab pengembalian, diantaranya adalah ketidak cocokan data dokumen dengan data form, dokumen yang diunggah kurang lengkap, data pada dokumen kurang lengkap, dan dokumen tidak asli / resmi. Keempat kategori kesalahan tersebut kemudian di analisis akar penyebabnya dan didapatkan penyebab utama kesalahan-kesalahan tersebut adalah desain pada sistem yang belum mengikuti standar usability heuristics yang baik. Berdasarkan akar penyebab permasalahan, dibuatlah rancangan prototipe yang menerapkan prinsip usability heuristics sesuai dengan permasalahan yang ditemukan. Hasil evaluasi heuristik pada rancangan prototipe menunjukkan bahwa nilai max severity ratings pada masing-masing usability heuristics bernilai 2, yang menandakan sudah tidak terdapatnya permasalahan usability major pada desain portal pengajuan permohonan. Manfaat: Penelitian ini dapat memberikan gambaran bagi Kepala Dispendukcapil terkait penyebab pengembalian permohonan akta kelahiran saat ini sehingga permasalahan tersebut dapat ditanggulangi melalui rekomendasi prototipe yang sesuai dengan akar permasalahan. Selain itu, penelitian ini juga memberikan contoh implementasi perbaikan desain tampilan sebuah sistem menggunakan pendekatan system thinking yang dilakukan dengan melakukan analisis konten, melakukan analisis akar penyebab masalah, perancangan prototipe, dan evaluasi prototipe menggunakan evaluasi heuristik. ================================================================================================================================ Background: Surabaya City Office for Population Administration and Civil Registration (COPACR) is a government body responsible for carrying out affairs in the field of population and civil registration in Surabaya. In order to improve service quality, COPACR always adds new innovation in the services they provide. The latest innovation from COPACR is the creation of the Klampid New Generation (KNG) system as a form of  
Institution Info

Institut Teknologi Sepuluh Nopember