Abstract :
Kasus Covid-19 pertama kali muncul diindonesia pada awal bulan maret
2020. Penyakit ini menyerang sistem pada pernaasan manusia dan bisa
dapat menyebabkan kematian. Akibat pandemic ini, maka timbullah
kecemasan dari semua masyarakat termasuk juga dengan anak-anak.
Berbagai langkah cepat telah dilakukan oleh pemerintah sebagai upaya
mencegah penyebaran dan penularan virus ini salah satunya adalah
vaksin Covid-19. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat
kecemasan anak dalam Program vaksinasi Covid-19 di SDN 01 Kebonsari
Kecamatan Sumbersuko Kabupaten Lumajang.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian
deskriptif.Sampel dalam penelitian ini adalah siswa SDN Kebonsari
Kecamatan Sumbersuo Kabupaten Lumajang yang belum melakuan
vasinasi Covid-19 pada saat penelitian berjumlah 28 siswa. Dengan
menggunakan teknik acidental sampling. Penelitian ini dilakukan pada
tanggal 19 Maret 2022. Instrumen penelitian yang digunakan adalah
kuisioner. Analisis data yang digunakan univariat.
Hasil penelitian didapatkan 28 siswa yang belum mengikuti vaksinasi
Covid-19. Distribusi freuensi kecemasan didapatkan Tida ada kecemasan
5 responden (18%), Kecemasan ringan 8 respondedn (29%), Kecemasan
sedang 11 responden ( 39%), Kecemasan berat 4 responden (14%) dan
tidak ada yang memiliki Kecemasan sangat berat.
Kecemasan terjadi karena faktor pengetahuan dan kurangnya informasi
tentang cara penyebaran dan pencegahan dini pada diri sendiri, maka
perlu diingatkan kembali manfaat mengikuti program Vaksinasi Covid-19.
ABSTRACT
The covid-19 case first appeared in Indonesia in early March 2020. It
invades the human system of human history and can cause death. As a
result of this turmoil, there is anxiety in all societies as well as in children.
Rapid measures have been taken by governments in an effort to prevent
the spread and transmission of this virus, one of which is the covid-19
vaccine. The aim of this study is to identify the level of child anxiety in the
covid-19 vaccination program at SDN zero-one kebonsari, Kebonsari sub?district, Lumajang district.
This research is a quantitative study with a descriptive research design.
The sample in this study were students of SDN Kebonsari, Sumbersuo
District, Lumajang Regency who had not been vaccinated against Covid?19 at the time of the study, totaling 28 students. By using accidental
sampling technique. This research was conducted on March 19, 2022. The
research instrument used was a questionnaire. Data analysis used
univariate.
The results showed that 28 students had not participated in the Covid-19
vaccination. Anxiety frequency distribution was found There was no
anxiety 5 respondents (18%), mild anxiety 8 respondents (29%), moderate
anxiety 11 respondents (39%), severe anxiety 4 respondents (14%) and
none had very severe anxiety.
Anxiety occurs because of the knowledge factor and lack of information
about how to spread and prevent early on yourself, it is necessary to be
reminded again of the benefits of participating in the Covid-19 Vaccination
program.