Abstract :
Rumah sakit adalah bagian integral dari suatu organisasi sosial dan
kesehatan dengan fungsi menyediakan pelayanan paripurna (komprehensif),
penyembuhan penyakit (kuratif) dan pencegahan penyakit (preventif) kepada
masyarakat. Rumah sakit juga merupakan pusat pelatihan bagi tenaga kesehatan
dan pusat penelitian medik.
Menurut Rustiyanto dan Rahayu (2011), filling merupakan kegiatan
menyimpan, penataan, atau penyimpanan berkas rekam medis untuk
mempermudah pengambilan kembali (Retrieval). Salah satu unit rekam medis
untuk menunjang pelayanan rekam medis adalah ruang penyimpanan di mana
berkas rekam medis baik rawat jalan, rawat inap, maupun gawat darurat disimpan.
Karena rekam medis bersifat rahasia dan mempunyai aspek hukum maka
keamanan fisik menjadi tanggung jawab rumah sakit, sedangkan aspek isi dari
rekam medis merupakan milik pasien.
Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Pada
penelitian dilakukan pada bulan Februari Tanggal 22 Tahun 2022. Sampel dalam
penelitian ini adalah keseluruhan dari populasi yang diteliti di di Rumah Sakit Tk
II dr. Soepraoen Malang. Jumlah sampel yang akan digunakan adalah 2 petugas.
Penelitian ini dilaksanakan dengan teknik total sampling.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa terdapat 4 orang petugas
rekam medis diantaranya 3 orang lulusan D3 Rekam Medis, dan 1 lulusan SMA.
Jumlah petugas tersebut di bagi menjadi 4 orang di bagian filling pada shift pagi. pada bagian filling kelebihan 1 orang dan Rumah Sakit TK II dr.
Soepraoen Malang tidak perlu menambah petugas baru pada filling.
Berdasarkan hasil penelitian, saran yang dapat diberikan adalah Dapat
digunakan sebagai bahan masukan pengetahuan tentang masalah yang dihadapi di
bagian Filing rekam medis tentang beban kerja terhadap kesehatan dan
keselamatan kerja serta sebagai bahan pertimbangan dalam mengatasi masalah
yang ada.