Institusion
Politeknik Kesehatan RS Dr Soepraoen Kesdam V
Author
Kurniawati, Cahyaning Ayu Putri
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2023-07-25 06:56:52
Abstract :
Rekam medis merupakan berkas yang berisikan informasi tentang identitas
pasien, anamnese, penentuan fisik laboratorium, diagnosa segala pelayanan dan
tindakan medik yang diberikan kepada pasien dan pengobatan baik yang dirawat
inap, rawat jalan maupun yang mendapatkan pelayanan gawat darurat (Depkes,
2006)
Syarat dari rekam medis untuk pasien rawat inap sekurang-kurangnya
memuat tentang identitas pasien, pemeriksaan, diagnosis/masalah, persetujuan
tindakan medis (bila ada), tindakan/pengobatan,dan pelayanan yang telah
diberikan kepada pasien (Peraturan Menteri Kesehatan nomor 269 tahun 2008)
Informasi medis akan digunakan dalam pengodean ICD-10. Koding
berdasarkan ICD-10 yaitu proses pemberian kode dengan menggunakan huruf
danangka yang mewakili komponen data yang bertujuan untuk memastikan
ketepatan kode terpilih mewakili sebutan diagnosis yang ditegakkan dokter.
(Depkes,2006).
Untuk pengkodean yang akurat diperlukan rekam medis yang lengkap.
Rekam medis harus memuat dokumen yang akan dikode seperti pada lembar
depan(Ringkasan masuk dan keluar,lembaran operasi dan laporan
tindakan,laporan patologi dan resume pasien keluar). Informasi yang terdapat
dalam ringkasan riwayat pulang (resume atau discharge summary) merupakan
ringkasan dari seluruh masa perawatan dan pengobatan pasien sebagaimana yang
telah diupayakan oleh para tenaga kesehatan dan pihak terkait (Hatta, 2008)
Berdasarkan penelitian yang dilakukan maka dapat disimpulkan ada hubungan
antara kelengkapan pengisian berkas rekam medis rawat jalan dengan keakuratan
kode diagnosis berdasarkan ICD 10 di Klinik NU Madinah Ngantang dengan nilai
p = 0,001