Abstract :
Masa kehamilan, persalinan, nifas serta bayi baru lahir merupakan
kondisi yang dialami oleh setiap wanita usia subur yang sudah menikah. Kondisi
tersebut merupakan suatu keadaan yang fisiologis ibu hamil alami selama masa
kehamilan. Maka penting memberikan asuhan pada masa kehamilan hingga KB
secara komprehensif dapat mencegah kemungkinan munculnya kompikasi.
Asuhan yang diberikan pada kehamilan TM III yaitu pemeriksaan fisik,
serta memberikan asuhan berdasarkan keluhan yang dirasakan yaitu ibu
mengeluh nyeri punggung. Asuhan yang dilakukan adalah prenatal gentle yoga
untuk mengurangi nyeri punggung. Prenatal gentle yoga merupakan latihan
yang dapat mempebaiki postur tubuh, rileksasi, mengurangi ketegangan otot
sehingga dapat menurunkan intensitas nyeri dan dapat mengurangi tekanan
pada punggung. Asuhan yang diberikan saat persalinan terhadap kemajuan
persalinan yaitu pemberian bimbingan gym ball, gym ball adalah cara menambah
ukuran rongga pelvis dengan menggoyang panggul di atas bola yang sangat
efektif membantu merespon rasa sakit, mengurangi lama persalinan kala I fase
aktif. Ibu nifas mengalami ASI tidak lancar. Asuhan yang dilakukan yaitu
memberikan pijat oksitosin untuk membantu meningkatkan produksi ASI. Pijat
oksitosin berguna untuk merangsang pengeluaran hormon oksitosin menjadi
lebih optimal dan pengeluaran ASI menjadi lancar.
Hasil dari asuhan yang telah diberikan pada kehamilan trimester III yaitu
ibu mengatakan nyeri punggung berkurang dilihat dari Numerical reting scale
sebelum diberikan prenatal gentle yoga yaitu nyeri sedang dengan skor 6, dan
setelah diberikan prenatal gentle yoga menjadi nyeri ringan dengan skor 3. Hasil
dari asuhan pada persalinan penulis memberikan bimbingan Gym Ball terhadap
kemajuan persalinan dan didapatkan hasil pada kala I fase aktif dilatasi maksimal
ke pembukaan lengkap menurut teori seharusnya berlangsung selama 4 jam,
setelah diberikan bimbingan gym ball kala I fase aktif dilatasi maksimal ke
pembukaan lengkap berlangsung hanya 2 jam. Hasil dari asuhan pada masa
nifas penulis memberikan pijat oksitosin untuk membantu meningkatkan produksi
ASI, dimana ditemukan pada kunjungan nifas hari ke-8 pasien pengeluaran
ASInya masih sedikit setelah diberikannya pijat oksitosin dan dievaluasi pada
kunjungan hari ke-14 pengeluaran ASI lebih optimal dan lancar. Diharapkan
pelayanan kesehatan terus mempertahankan asuhan yang diberikan secara
continuity of care sehingga meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak.