Abstract :
Vertigo adalah keadaan dimana seseorang merasakan gangguan
keseimbangan pada sistem vestibular sehingga menyebabkan seseorang
mengalami gejala seperti penglihatan terhadap sekitar mereka berputar. Vertigo
merupakan gejala dan bukanlah penyakit tersendiri, beberapa penyakit seperti
BPPV, Labirintis, dll adalah salah satu penyebab terjadinya Vertigo tersebut.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan menggunakan
metode studi kasus. Subjek studi kasus dalam penelitian ini adalah wanira yang
mengalami Vertigo dengan usia 57 tahun. Teknik pemeriksaan menggunakan
pengamatan, auskultasi, olfaksi, wawancara, dan palpasi sehingga dapat
menentukan sindrom yang dicatat dengan lengkap di kertas LDK (Lembar Data
Klien). Klien diterapi akupunktur selama 5 kali terapi.
Setelah 5 kali terapi didapatkan hasil yaitu gejala Vertigo berkurang, rasa
lelah/kecapekan berkurang, tubuh lebih bersemangat, tidur menjadi lebih nyenyak,
dan wajah bibir terlihat lebih cerah.