Abstract :
Coronavirus disease 2019 (COVID-19) yang disebabkan oleh Severe Acute
Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV -2) adalah infeksi virus
baru yang pertama kali dilaporkan di Kota Wuhan, Tiongkok Tengah.
Penyebaran virus ini semakin meningkat dan telah menyebar hampir ke
seluruh Negara di dunia sehingga World Health Organization (WHO)
mengumumkannya sebagai pandemi. Hingga saat ini, masih belum
ditemukan obat antivirus khusus untuk penyakit ini dan penatalaksanaannya
masih berupa terapi simptomatik dan suportif. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisa profil penggunaan obat pada pasien COVID-19 Rawat Jalan di
Rumah Sakit Panti Nirmala Malang. Penelitian non-eksperimental ini
menggunakan metode total sampling dengan mengambil data rekam medis
pasien COVID-19 rawat jalan, yang mana telah dilakukan secara retrospektif
pada periode Mei-Agustus 2021. Dari 108 sampel, diperoleh 108 sampel
yang sesuai dengan kriteria. Berdasarkan jenis kelamin, laki laki lebih banyak
terinfeksi COVID-19 yaitu (54%). Berdasarkan usia, paling banyak terjadi
pada rentang usia 26-35 tahun (29%). Hasil penelitian antibiotik azithromycin
paling banyak digunakan yaitu (96%). Semua pasien menerima antibiotik
dengan dosis dan lama terapi yang sesuai. Berdasarkan kombinasi obat ,
antibiotik azithromycin dan antivirus favipiravir yang paling sering digunakan,
yaitu sebanyak (78%). Dan komorbid pada pasien COVID-19 yang paling
banyak terjadi yaitu pneumonia dengan tingkat presentase (48%). Oleh
karena itu, dapat disimpulkan bahwa jenis kelamin dan usia sangat
mempengaruhi tingkat keparahan penyakit COVID-19 dan berpengaruh pada
penggunaan obat untuk penyembuhan.