Abstract :
Merokok adalah aktifitas membakar tembakau kemudian dihisap asapnya
baik menggunakan rokok maupun menggunakan pipa. Konsekuensi dari merokok
antara lain meningkatnya kejadian infeksi saluran nafas bagian atas, batuk, asma,
sinusitis, penyakit kardiovaskuler, kanker, mengganggu fertilitas, lahir kurang
bulan, dan kematian.
Dalam penelitian ini digunakan pendekatan studi kasus sebagai bagian dari
penelitian kualitatif. Partisipan dari penelitian adalah seorang mahasiswa Poltekkes
RS dr. Soepraoen Malang, sudah 7 tahun mengalami kecanduan rokok. Proses
pengambilan data Penulis mencari subyek penelitiannya yaitu partisipan yang
mengalami kecanduan rokok. Penulis meminta izin (informed consent) kepada
pasien, melakukan pemeriksaan (wang, wen, wen, dan qie),
merumuskan diagnosis, menyusun rencana terapi dan melakukan tindakan terapi
akupunktur. Penulis melakukan evaluasi dan melakukan pengolahan data.
Dari hasil asuhan akupunktur yang telah dilakukan, dapat diperoleh
kesimpulan bahwa terapi akupunktur dapat lebih menenangkan partisipan dan dapat
mengendalikan keinginan untuk merokok.
Olahraga teratur dan banyak ikut kegiatan positif untuk mengisi waktu
luang agar rasa kecanduannya dapat teralihkan.