Abstract :
Usia lanjut merupakan kelompok orang yang sedang mengalami suatu
proses perubahan secara bertahap dalam jangka waktu tertentu. Konstipasi
atau sembelit adalah terhambatnya defekasi (buang air besar) dari kebiasaan
normal. Dapat diartikan sebagai defekasi yang jarang, jumlah feses kurang, atau
fesesnya keras dan kering.
Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus sebagai bagian dari
penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara
pengamatan (Wang), Pendengaran dan penciuman (Wen), wawancara (Wen), dan
palpasi (Qie) disertai studi dokumentasi dengan 1 orang partisipan dilakukan
penelitian di Rumah Asuh Anak Lansia Griya Asih Lawang.
Setelah diterapi dengan akupunktur sebanyak 8 kali, didapatkan hasil yang
bagus yaitu partisipan sudah bisa BAB dengan lancar.
Untuk meningkatkan keefektifitasan hasil terapi akupunktur, sebaiknya
ditunjang dengan memperbaiki pola hidup dan menghindari kontak dengan
alergen pencetusnya.