Abstract :
Stroke merupakan gangguan aliran darah serebral dan merupakan satu
gangguan neurologik fokal yang dapat timbul sekunder dari suatu proses
patologik pada pembuluh darah serebral misalnya trombosis, embolus, ruptura
dinding pembuluh darah atau penyakit vaskuler dasar, misalnya arteriosklerosis,
arteritis, trauma aneurisma dan kelainan perkembangan. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui Asuhan akupuntur Pada Pasien Kelumpuhan Kaki Pasca Stroke
Di Klinik Akupunktur Citra Husada Jember.
Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan
metode studi kasus. Pengumpulan data mengunakan Observasi dan wawancara.
Setelah pasien diterapi akupuntur pada pertemuan pertama hasil
pemeriksaan merasakan kaki kiri lemah, sulit tidur, BAB tidak lancar, muntah,
bau mulut, bersendawa, perut terasa penuh, tidak nafsu makan, mulut terasa asam
dan sering mengonsumsi minuman dingin, selaput lidah putih tebal berminyak
kotor, nadi licin. Setelah 4 kali menjalani terapi akupunktur , partisipan sudah
merasakan bayak perubahannya dengan kaki kiri lebih bertenaga. Sampai terapi
ke 6 membaik dan dilanjutkan terapi sesuai kesepakatan.
Untuk meningkatkan efektifitas terapi akupunktur ditunjang juga dengan
menjaga gaya hidup sehat, pola makan minum, dan latihan gerak pasif.