Institusion
INSTITUT KOMUNIKASI DAN BISNIS LSPR
Author
Runtu, Gaby Mariska
Medy W, Santo
Subject
HT Communities. Classes. Races
Datestamp
2023-12-29 07:09:41
Abstract :
Isu separatisme Papua-Indonesia bukan hal yang baru di Indonesia, dan hal ini sudah menjadi konsenterasi Kementerian Luar Negeri untuk menangani isu tersebut. Dalam hal ini pembuat karya melihat ada sudut pandang kemanusiaan dan martabat yang perlu ditingkatkan oleh pemerintah. Sehingga dalam hal ini, perlunya pendekatan Public Relations sebagai upaya untuk mendukung program pemerintah dalam mengatasi isu separatisme Papua?Indonesia. Metode yang dilakukan untuk melakukan proyek ini adalah dengan menggunakan strategic planning public relations oleh Ronald Smith, yang terdiri dari 9 langkah dalam 4 fase. Konsep yang digunakan dalam proyek ini adalah Public Relations, Online PR, Social Media, dan Perancangan Event. Dengan melakukan pendekatan PRmelalui program social mediadan event,kami rasa mampu mendekati generasi millennials untuk membentuk kesadaran mereka terhadap Papua, sehingga mereka memiliki imageyang baik terhadap Papua, dan hal ini akan berdampak pada penyebarluasan isu positif Papuadi social media, yang tadinya didominasi dengan isu negative mengenai separatisme. Keberhasilan program akan dievaluasi dengan, seberapa banyak peserta yang terlibat dalam event, seberapa banyak followerssocial media, serta seberapa banyak berita positif yang tersebar di social media.
Kata Kunci: Separatisme Papua-Indonesia, Kementerian Luar Negeri, Strategic Planning of Public Relations, Public Relations, Online PR, Social Media, Perancangan Event.