Abstract :
Tidak semua anak beruntung dapat merasakan tinggal dan dibesarkan dalam keluarga yang utuh. Oleh karena itu, Panti Asuhan Assayidah Asrie hadir untuk menjadi wadah agar anak-anak yang kurang beruntung tetap mendapatkan kualitas hidup dan tumbuh kembang yang baik. Sesungguhnya anak-anak yang tinggal di panti asuhan memiliki hak yang sama seperti anak-anak yang tinggal dilingkungan keluarga termasuk dalam hal pendidikan. Panti Asuhan Assayidah Asrie merupakan salah satu panti asuhan di Tangerang Selatan yang menjadi rumah untuk anak-anak yatim, piatu dhuafa dan anak-anak jalanan dari usia 10-19 tahun. Pengasuh di Panti Asuhan Assayidah Asrie memiliki peran yang sangat penting dalam memotivasi anak-anak untuk semangat belajar, agar mereka memiliki pendidikan yang setara dengan anak-anak yang tinggal di lingkungan keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola komunikasi ngasuh dalam memotivasi belajar anak-anak di Panti Asuhan Assayidah Asrie. Metode penilitian yang digunakan adalah kualitatif. Seluruh informasi didapatkan melalui wawancara dengan narasumber internal yakni pengasuh dan anak-anak di Panti Asuhan Assayidah Asrie dan narasumber eksternal yakni psikolog. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi yang digunakan pengasuh dalam memotivasi belajar anak-anak di Panti Asuhan Assayidah Asrie adalah pola komunikasi sirkular. Penelitian ini dapat digunakan sebagai refrensi dalam membentuk pola komunikasi dalam memotivasi belajar anak di panti asuhan.
Kata Kunci: pola komunikasi, motivasi belajar, panti asuhan, anak-anak