Institusion
INSTITUT KOMUNIKASI DAN BISNIS LSPR
Author
Putri, Salsabila Meidiana
Subject
HT Communities. Classes. Races
Datestamp
2024-01-17 01:36:15
Abstract :
Berita palsu (hoax) dengan cepat menyebar ke sebagian besar masyarakat di Indonesia dan mempengaruhi semua lapisan masyarakat. Berita bohong dan hoaks tampaknya menyebar secara cepat dan eksponensial melaluui media sosial. Organisasi seperti Kementerian Komunikasi dan Intelijen dan MAFINDO (Asosiasi Anti-Pencemaran Nama Baik Indonesia) sedang berupaya menyelesaikan masalah ini karena berpotensi merugikan banyak orang dan banyak pihak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi dan metode komunikasi MAFINDO dalam menghadapi berita bohong di media sosial Indonesia. Penelitian ini juga akan membahas pentingnya literasi digital untuk mencegah kebebasan berekspresi yang tidak bertanggung jawab di media sosial, terutama penyebaran berita palsu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif untuk memperoleh data wawancara. Hasil survei menunjukkan bahwa MAFINDO telah melakukan pekerjaan yang baik dalam merancang dan mengimplementasikan rencana komunikasi strategis untuk gerakan ini. Namun, hal itu tidak akan berjalan efektif tanpa partisipasi aktif masyarakat Indonesia dalam mendukung dan mengimplementasikan program literasi anti-lelucon dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, partisipasi masyarakat Indonesia dianggap sebagai salah satu komponen terpenting dari kampanye pendidikan literasi anti-hoax untuk mengurangi dampak hoax.
Kata Kunci: Hoax, Komunikasi, Strategi, Media Sosial, Literasi Digital