DETAIL DOCUMENT
Analisis Strategi Diplomasi Indonesia di Sidang Umum PBB Ke-75 dalam Menanggapi Kasus Pandemik COVID-19
Total View This Week0
Institusion
INSTITUT KOMUNIKASI DAN BISNIS LSPR
Author
Howard, Febe Chelsea
Subject
HT Communities. Classes. Races 
Datestamp
2024-01-03 10:45:01 
Abstract :
Dewasa ini dunia sedang dilanda dengan adanya pandemi virus COVID-19 yang menjadi isu internasional yang kemudian dibahas dalam suatu Sidang Umum PBB yang ke-75 meskipun melalui media virtual. Indonesia merupakan salah satu negara yang ikut menghadiri pertemuan tersebut dan untuk pertama kali nya Indonesia diwakilkan oleh Bapak Presiden Joko Widodo dalam menyampaikan pidato nya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi Diplomasi Indonesia di Sidang Umum PBB ke-75 dalam Menanggapi Kasus Pandemik COVID-19. Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis model interaktif Miles dan Huberman. Dengan didukung oleh teori Diplomasi dari Paul Webster Hare dan Diplomasi Digital dari Marcus Holmes, serta Konsep Soft Power dari Joseph Nye. Melalui penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pidato Presiden Joko Widodo dalam Sidang Umum PBB ke-75 merupakan bentuk dari diplomasi yang menggunakan strategi diplomasi digital yang berhasil karena dapat menimbulkan suatu citra negara yang positif di mata masyarakat internasional dan menumbuhkan identitas negara yang positif di mata masyarakat dalam negeri nya. Kata Kunci: Pidato Presiden Joko Widodo, Sidang Umum PBB ke-75, Diplomasi, Diplomasi Digital, Soft Power, Citra Negara, Identitas Negara, Kualitatif 

Institution Info

INSTITUT KOMUNIKASI DAN BISNIS LSPR