Abstract :
Pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan bandara di Indonesia menjadi semakin penting seiring dengan semakin meningkatnya mobilitas masyarakat. Salah satu pembangunan tersebut adalah peningkatan kualitas pelayanan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta melalui program digitalisasi pelayanan bandara. Inovasi yang dilakukan oleh PT Angkasa Pura II (Persero) ini hadir di tengah masyarakat Indonesia yang sudah terbiasa dengan program pelayanan bandara secara konvensional sehingga perlu adanya pengetahuan dan pemahaman akan pemanfaatan program pelayanan tersebut melalui sebuah sosialisasi. Dengan menganalisa sembilan tahapan strategi public relations oleh Ronald D. Smith dan didukung oleh teori difusi inovasi oleh Everett M. Rogers, penelitian menunjukkan bahwa PT Angkasa Pura II (Persero) telah melaksanakan sembilan strategi public relations dalam menjalankan fungsi PR dalam menyosialisasikan sebuah layanan baru kepada pengguna jasa bandara. Selain itu, sosialisasi yang dilakukan juga telah memenuhi empat elemen difusi inovasi seperti yang dikemukakan oleh Everett M. Rogers.
Kata kunci: Strategi, Public Relations, PT Angkasa Pura II (Persero), Sosialisasi, Program Digitalisasi Pelayanan Bandara