Abstract :
Adanya imigrasi telah merubah tatanan demografi masyarakat dunia. Sehingga keberagaman budaya dalam masyarakat adalah hal yang tidak dapat dihindari. Multikulturalisme berupaya untuk menciptakan masyarakat yang memiliki keanekaragaman budaya tersebut dapat hidup berdampingan dengan damai dan harmonis. Peneliti menggunakan analisis Semiotika Roland Barthes, melalui pemaknaan denotasi, konotasi dan mitos untuk menemukan representasi multikulturalisme yang ada dalam film The Hundred- Foot Journey (2014). Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terdapat beberapa adegan dalam film The Hundred-Foot Journey (2014) yang mempresentasikan multikulturalisme akomodatif, serta menunjukkan peran penting dari Komunikasi Lintas Budaya dalam kelangsungan multikulturalisme. Film ini juga berusaha menunjukkan bahwa keberagaman budaya yang ada dalam masyarakat tidak harus dijadikan sebagai bahan persaingan, namun bisa dijadikan sebagai pelengkap satu sama lain dalam mencapai tujuan tertentu.
Kata Kunci: Multikulturalisme, Komunikasi Lintas Budaya, Film, Semiotika