DETAIL DOCUMENT
Perbandingan Branding Keindonesiaan Dalam Mata Uang Kertas Rupiah
Total View This Week0
Institusion
INSTITUT KOMUNIKASI DAN BISNIS LSPR
Author
Hadylaya, Michael Herdi
Subject
HT Communities. Classes. Races 
Datestamp
2024-01-30 03:59:32 
Abstract :
"Penelitian dengan judul ?Perbandingan Branding Keindonesiaan dalam Mata Uang Kertas Rupiah (Analisis Semiotika Model Peirce pada Mata Uang Kertas Rupiah Emisi 2022 dan 1992)? ini bertujuan untuk memahami bagaimana perbandingan narasi keindonesiaan digambarkan dalam tiga dekade antara 1992 dan 2022. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan paradigma interpretif dan analisis semiotika Peirce. Model semiotika Perice menegaskan bagaimana tiga komponen semiotika, yaitu tanda, objek, dan interpretan, menghasilkan makna. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa uang memiliki fungsi lebih dari sekedar fungsi moneter. Uang juga memiliki fungsi komunikasi dan terdapat pesan yang disampaikan melalui uang. Penelitian ini melihat Rupiah sebagai alat menyampaikan pesan dan pesan yang disampaikan terkait dengan representasi keindonesiaan. Penelitian ini menemukan bahwa di permukaan, baik Rupiah emisi 2022 dan 1992 sama-sama menampilkan simbol-simbol yang merepresentasikan keindonesiaan. Di balik semua itu, simbol-simbol yang digunakan selain merepresentasikan keindonesiaan menampilkan juga agenda politik. Simbol untuk merepresentasikan keindonesiaan bergantung pada agenda politik, sejauh mana simbol itu selain dapat merepresentasikan keindonesiaan juga dapat merepresentasikan agenda politik penguasa. Oleh karena itu, sekalipun terpaut tiga dekade Rupiah emisi 2022 dan 1992 sama-sama menggunakan narasi keindonesiaan sebagai tampilan depan namun mengusung agenda politik rezim berkuasa di belakang narasi keindonesiaan tersebut." Keywords : rupiah, keindonesiaan, semotika Peirce 

Institution Info

INSTITUT KOMUNIKASI DAN BISNIS LSPR