Institusion
INSTITUT KOMUNIKASI DAN BISNIS LSPR
Author
Charissa, Angelyn
Nararya, Aryastya
Fellencia, .Fellencia
Subject
HT Communities. Classes. Races
Datestamp
2024-02-02 07:20:43
Abstract :
"Salah satu media komunikasi yang paling banyak digunakan oleh masyarakat adalah media sosial, tetapi tidak dapat dipungkiri dengan adanya media sosial rasa keingintahuan manusia pun bertambah. Banyak informasi yang bisa kita dapatkan sehingga kita tidak sadar bahwa timbul perasaan cemas dan khawatir jika terlambat mengetahuinya. Hal tersebut bisa mengarah kepada salah satu fenomena yang disebut FoMO (Fear of Missing Out). FoMO adalah fenomena disaat seseorang merasa takut akan kehilangan momen yang dirasakan oleh orang lain dan menyebabkan seseorang tersebut mencoba untuk melakukan sesuatu agar dapat turut serta di dalam momen tersebut. Apabila dibiarkan secara terus-menerus FoMO dapat mengarah kepada hal yang negatif seperti, kecemasan dan stress, merasa tidak puas akan hidup, mengganggu produktivitas dan konsetrasi, dan memicu perilaku negatif. Dengan demikian, diperlukan adanya sosialisasi kepada masyarakat, salah satunya dengan cara membuat iklan layanan masyarakat. Tujuan dari karya ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan fenomena FoMO dan memberikan sosialisasi kepada masyarakat khususnya dengan rentang usia 18-24 tahun, bahwa FoMO dapat ditangani dengan kegiatan dan pola pikir yang lebih baik. Dalam pembuatan karya iklan layanan masyarakat ini, pembuat karya berkolaborasi dengan Ruang Berproses dan akan diunggah melalui kanal YouTube Ruang Berproses. Dengan menggunakan teori komunikasi intrapersonal, pembuat karya berusaha merancang jalan cerita yang menunjukkan bahwa memahami dan berkomunikasi dengan diri sendiri dapat menjadi salah satu solusi untuk menyelesaikan masalah FoMO."
Kata Kunci: Iklan Layanan Masyarakat, Kesadaran, FoMO (Fear of Missing Out) "