DETAIL DOCUMENT
Promosi Budaya Indonesia Melalui Interaksi Komunikasi Pada Akun Youtube Waseda Boys
Total View This Week0
Institusion
INSTITUT KOMUNIKASI DAN BISNIS LSPR
Author
Margaretha, Graciela
Subject
HT Communities. Classes. Races 
Datestamp
2024-02-06 02:40:10 
Abstract :
Dalam dunia Hubungan Internasional, diplomasi publik merupakan salah satu cara yang paling sering digunakan oleh banyak negara, baik para aktor negara (pemerintah) maupun aktor non-negara. Diplomasi publik ini digunakan sebagai alat untuk mempromosikan budaya suatu negara yang kemudian budaya tersebut dapat disebarluaskan kepada masyarakat internasional. Salah satu jenis diplomasi publik yang dapat dilakukan oleh aktor non-negara adalah dengan menggunakan soft power melalui interaksi komunikasi yang juga dapat dikemas melalui sebuah video. Salah satu aktor non-negara yang menjalankan promosi budaya Indonesia melalui interaksi komunikasi adalah Jerome Polin. Ia melakukan sebuah perjalanan wisata ke Indonesia bersama dengan 3 (tiga) orang temannya yang merupakan warga negara Jepang. Penelitian ini menganalisa tentang bagaimana Jerome Polin mempromosikan budaya setempat melalui visualisasi dalam video yang diunggah pada kanal Youtube-nya dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan dengan pendekatan Semiotika oleh Charles Sanders Peirce. Dari penelitian ini, ditemukan bahwa dalam setiap video yang dianalisa, Jerome menggunakan tanda, objek, dan representamen dalam setiap videonya. Tidak hanya itu, penelitian ini juga mengungkap bahwa serial konten yang diunggah pada kanal Youtube Nihonggo Mantappu dapat menjadi wadah menambah dan memperdalam pengetahuan mengenai budaya serta tempat wisata yang ada di Indonesia, khususnya Jogjakarta dan NTT melalui visualisasi yang ada, bahkan dapat menjadi saluran untuk melatih pengetahuan bahasa Jepang. Kata Kunci: Diplomasi Publik, Soft Power, Waseda Boys, Nihongo Mantappu, Semiotika Charles Sanders Peirce, Jepang, Indonesia. 

Institution Info

INSTITUT KOMUNIKASI DAN BISNIS LSPR