DETAIL DOCUMENT
Analisis Pidato Boyband BTS Mengenai Isu Rasial Terhadap Orang Asia di The White House
Total View This Week0
Institusion
INSTITUT KOMUNIKASI DAN BISNIS LSPR
Author
Putri, Renita Nabila
Subject
HT Communities. Classes. Races 
Datestamp
2024-02-06 03:36:22 
Abstract :
Ras merupakan keanekaragaman yang dberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Ras dapat dipahami sebagai ciri khas dari suatu bangsa dalam kelompok berdasarkan ciri-ciri fisik tertentu. Perbedaan ini menjadi indah karena manusia tidak hanya terdiri dari satu kelompok saja namun juga berbagai macam dengan perbedaan yang dapat saling melengkapi satu sama lainnya. Namun sayangnya dalam realita kehidupan sosial, masih sering terjadi tindak diskriminasi terhadap ras tertentu dengan bentuk fisik yang berbeda dari kaum mayoritas pada suatu wilayah. Amerika Serikat merupakan contoh negara yang memiliki tingkat rasisme tertinggi di dunia. Ras keturunan Asia-Amerika sering mengalami tindakan rasisme yang menimbulkan korban jiwa. Yellow peril, sebutan untuk orang Asia di Amerika yang dianggap najis dan tidak berhak memiliki keturunan di Amerika Serikat. Gerakan Stop Asian Hate merupakan bentuk dari perlawanan terhadap kejahatan rasial yang dilakukan. BTS, grup band asal Korea Selatan menjadi perwakilan orang Asia yang diundang Joe Biden untuk berpidato di The White House dalam rangka menyeruakan keresahannya terhadap kejahatan rasial. Teori retorika digunakan dalam penelitian ini untuk menganalisis pidato BTS yang akan ditinjau melalui elemen ethos, logos, dan pathos. Pidato tersebut merefleksikan realita rasisme yang diterima etnis Asia, serta solusi berupa ajakan penghentian masalah ini dengan memerangi rasisme di seluruh lapisan masyarakat. Kata Kunci: Rasisme, Diskriminasi, Ras, BTS, Retorika, Asia-Amerika, StopAsian Hate, Ethos, Logos, Pathos, The White House 

Institution Info

INSTITUT KOMUNIKASI DAN BISNIS LSPR