DETAIL DOCUMENT
Toxic Positivity Melalui Instagram Dalam Intrapersonal Communication Di Kalangan Milenial
Total View This Week0
Institusion
INSTITUT KOMUNIKASI DAN BISNIS LSPR
Author
Fenanda, Rachel Septine
Subject
HT Communities. Classes. Races 
Datestamp
2024-01-03 11:02:41 
Abstract :
Instagram yang dikenal sebagai media sosial yang paling banyak digunakan oleh generasi milenial justru memicu krisis kesehatan mental para penggunanya. Ini terjadi akibat konten-konten di Instagram sering kali membentuk ilusi kompetisi dan perfeksionisme. Hal ini dapat memicu berkembangnya toxic positivity, yaitu sebuah pemikiran yang mengharuskan diri untuk bahagia sepanjang waktu dan memiliki kehidupan yang sempurna. Penelitian ini menganalisa komunikasi milenial dengan dirinya sendiri (komunikasi intrapribadi) mengenai pemikiran apa saja yang terbentuk saat terpapar konten yang berpotensi menyebabkan toxic positivity. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat ketidak konsistenan berpikir atau yang dikenal dengan teori disonansi kognitif. Dengan metode kualitatif dan wawancara mendalam pada narasumber utama dan narasumber ahli, maka dapat diketahui bahwa disonansi disebabkan karena apa yang merekarasakan dan pikirkan (terbawa emosi dan terpengaruh oleh toxic positivity) dengan apa yang mereka seharusnya pikirkan (tidak terpengaruh oleh toxicpositivity) dinilai tidak konsisten. Dengan adanya penelitian ini, generasi milenial diharapkan sadar bahwa konten yang berpotensi menyebabkan toxic positivity berbahaya bagi kesehatan mental dan dapat mengatasinya dengan baik. Penelitian ini dipandu dengan konsep komunikasi intrapribadi, konseptoxic positivity, dan teori disonansi kognitif. Kata kunci: toxic positivity, komunikasi intrapribadi, Instagram, milenial 

Institution Info

INSTITUT KOMUNIKASI DAN BISNIS LSPR