DETAIL DOCUMENT
Diplomasi Budaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Dalam Festival Banjar 2018-2019
Total View This Week0
Institusion
INSTITUT KOMUNIKASI DAN BISNIS LSPR
Author
Akil, Salsabila Andi
Subject
HT Communities. Classes. Races 
Datestamp
2024-01-03 11:04:54 
Abstract :
Indonesia sebagai negara dengan beragam kebudayaan dimanfaatkan oleh pemerintahnya untuk melakukan aktivitas diplomasi budaya, tidak hanya pemerintah pusat namun juga pemerintah daerah, khusunya Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan karena kurangnya awareness dari masyarakat asing mengenai budaya dan pariwisata Kalimantan Selatan. Tujuan penelitian ini yaitu memahami diplomasi budaya yang dilakukan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam Festival Banjar 2018-2019. Konsep yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Diplomasi Budaya menurut Gienow-Hecht dan Donfried (dalam Carbone, 2017), dan Paradiplomasi oleh Duchacek (1990). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif bersifat deskriptif dengan teknik analisis data kualitatif model Miles, Huberman, dan Saldana (2014). Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa diplomasi budaya yang dilakukan aktor sub-nasional dalam hal ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan pada agent termasuk dalam mixed model yang berkaitan dengan paradiplomasi; agenda untuk mempromosikan budaya dan pariwisata Kalimantan Selatan; vehicle melalui kesenian Kalimantan Selatan dan simulasi pasar terapung; target audience yaitu korps diplomatik dan masyarakat asing. Kata Kunci : Diplomasi Budaya, Paradiplomasi, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Festival Banjar 2018-2019 

Institution Info

INSTITUT KOMUNIKASI DAN BISNIS LSPR