DETAIL DOCUMENT
Analisis Semiotika Lirik Lagu Barat Dalam Akulturasi Budaya Di Radio Prambors
Total View This Week0
Institusion
INSTITUT KOMUNIKASI DAN BISNIS LSPR
Author
Mentari, .Mentari
Subject
HT Communities. Classes. Races 
Datestamp
2024-01-11 07:54:09 
Abstract :
Lagu ?100 Degrees? karya Rich Brian dan ?Goodbyes? karya Post Malone dan Young Thug menceritakan tentang bebasnya kehidupan orangorang yang berkecimpung dalam kultur hip-hop. ?100 Degrees? sendiri menceritakan tentang perjalanan Rich Brian di negeri orang yang justru membuat karirnya melambung tinggi, karena kebebasan dalam budaya barat membuatnya bebas berkarya tanpa ada batasan yang membuat dirinya sulit untuk melakukannya. ?Goodbyes? menceritakan tentang perpisahan dengan kekasih. Penelitian ini meneliti makna dari lirik lagu ?100 Degrees? dan ?Goodbyes? yang memiliki potensi penyensoran lirik di radio memakai analisis semiotika Roland Barthes dengan metode penelitian kualitatif. Peneliti menganalisis menggunakan konotatif, denotatif dan mitos pada setiap bait lagu ?100 Degrees? dan ?Goodbyes?. Dari hasil analisis tersebut dapat diinterpretasikan bahwa terdapat kata-kata kasar yang dianggap vulgar dalam lirik lagu ?100 Degrees? karya Rich Brian dan ?Goodbyes? karya Post Malone dan Young Thug yang memiliki potensi penyensoran lirik di radio karena berkaitan dengan akulturasi budaya yang tidak sesuai dengan budaya dan norma masyarakat Indonesia yang berbangsa. Kata kunci: semiotika roland barthes, sensor lirik lagu, music hip-hop 

Institution Info

INSTITUT KOMUNIKASI DAN BISNIS LSPR