Abstract :
Sebagai komunikasi massa, novel dapat menyampaikan pesan serta informasi dengan menawarkan sebuah dunia yang berisi kehidupan yang diidealkan, dunia imajinatif yang dibangun melalui berbagai unsur. Pembuat karya melihat novel merupakan salah satu media yang baik untuk menginformasikan kepada khalayak luas mengenai self-improvement pada millennials yang merupakan pelaku self-harm. Hal ini didasari oleh opini masyarakat yang masih melihat self-harm sebagai sesuatu yang tabu. Pembuat karya menulis dan memproduksi novel tentang perjuangan seorang
millennials pelaku self-harm yang berhasil melakukan self-improvement-nya secara bertahap. Selain itu pembuat karya juga ingin menunjukkan bahwa self-harm dapat terjadi karena hal-hal yang tidak disadari oleh diri sendiri. Alur cerita pada novel ini dibagi menjadi 15 babak dan berlatar belakang di
Jakarta pada akhir 2019 hingga awal 2020. Novel ini berisikan 250 halaman, termasuk sampul novel, susunan lagu dan biografi penulis. Karya ini mengacu pada Paradigma Naratif dan Konsep Komunikasi Intrapersonal.
Kata kunci: Novel, Self-harm, Self-Improvement, Millennials, Paradigma Naratif, Konsep Komunikasi Intrapersonal