DETAIL DOCUMENT
Analisis Wacana Sistem Kekuasaan Wakanda Dalam Film Black Panther
Total View This Week0
Institusion
INSTITUT KOMUNIKASI DAN BISNIS LSPR
Author
Bertianto, Siggi Amalia
Subject
HT Communities. Classes. Races 
Datestamp
2024-01-11 07:07:03 
Abstract :
Film adalah suatu produk kebudayaan manusia yang berdampak besar bagi masyarakat. Tidak hanya berperan sebagai sumber hiburan, film juga merupakan alat yang ampuh untuk menjadi sumber edukasi serta dapat mempengaruhi penonton. Sebuah film tentunya memiliki makna dan pesanyang ingin disampaikan kepada masyarakat, baik secara tersirat maupun tersurat. Sama halnya dengan film Black Panther, film bergenre superhero garapan Marvel Cinematics Universe ini menonjolkan beberapa elemen kekuasaan negara dan politik di dalamnya. Peneliti melihat bahwa elemen-elemen ini pun memiliki pesan yang cukup menarik untuk diteliti. Untuk melakukan penelitian lebih lanjut, teori utama yang digunakan oleh peneliti adalah teori paradigma naratif dari Walter Fisher. Metode yang digunakan adalah metode Kualitatif dengan Analisis Wacana Van Dijk untuk mengetahui wacana sistem kekuasaan Wakanda dalam film Black Panther dilihat dari struktur teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Hasil penelitian adalah terdapat lima elemen pemikiran utama yang hendak disampaikan oleh film ini yaitu tentang Wakanda menutup diri, sejarah perbudakan masyarakat Afrika, suksesi perebutan kekuasaan, revolusi kulit hitam di Amerika, dan negara super power. Terdapat juga wacana utama yang ingin disampaikan oleh filmini bahwa negara Wakanda yang digambarkan dalam film Black Panther merupakan negara utopia atau negara impian bagi masyarakat kulit hitam terutama masyarakat Afrika. Kata Kunci : Paradigma Naratif, Wacana Van Dijk, Film, Sistem Kekuasaan, Wakanda, Black Panther 

Institution Info

INSTITUT KOMUNIKASI DAN BISNIS LSPR