DETAIL DOCUMENT
Konsep Diri Remaja Perempuan Korban Pelecehan Seksual Media Sosial Di Jakarta
Total View This Week0
Institusion
INSTITUT KOMUNIKASI DAN BISNIS LSPR
Author
Purnama, Sannita
Subject
HT Communities. Classes. Races 
Datestamp
2024-01-11 06:56:01 
Abstract :
Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Indonesia cukup banyak, termasuk salah satunya pelecehan seksual. Korban pelecehan seksual paling banyak dialami oleh remaja perempuan. Namun, seiring berkembangnya teknologi, pelecehan seksual juga bisa terjadi didunia maya. Terdapat beberapa kasus pelecehan seksual yang dilaporkan dialami oleh korban melalui media sosial. Akibatnya, pelecehan seksual tersebut bisa mempengaruhi konsep diri korban. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konsep diri remaja perempuan korban pelecehan seksual media sosial di Jakarta. Teori utama yang di gunakan adalah teori Konsep diri. Metodologi penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi melalui wawancara tatap muka dengan 6 subjek pelecehan seksual. Subjek pada penelitian ini adalah remaja perempuan yang berada dikisaran usia 11-21 tahun dan pernah mengalami pelecehan seksual dalam kurun waktu antara 2017-2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek RA memiliki konsep diri negatif, subjek M mengalami konsep diri negatif setelah mengalami pelecehan seksual, subjek KJ memiliki konsep diri yang negatif setelah mengalami pelecehan seksual dengan ciri takut untuk berjalan sendirian ditengahsekelompok laki-laki serta menyalahkan bentuk fisiknya yang menjadi penyebab pelecehan seksua lterjadi, subjek JDI memiliki konsep diri yang negatif setelah mengalami pelecehan seksual, subjek AL memiliki konsepdiri yang positif setelah mengalami pelecehan seksual, subjek NAM memiliki konsep diri yang negatif setelah mengalami pelecehan seksual dengan ciri menjadi tidak percaya diri dengan fisiknya. Katakunci: Konsepdiri, remaja, pelecehan seksual, mediasosial 

Institution Info

INSTITUT KOMUNIKASI DAN BISNIS LSPR