Institusion
INSTITUT KOMUNIKASI DAN BISNIS LSPR
Author
Yudhoningrat, Gusti Ega Putrawan
Subject
HT Communities. Classes. Races
Datestamp
2024-01-11 06:35:09
Abstract :
Wilayah maritim Indonesia merupakan jalur lintas perdagangan yang sangat strategis di wilayah Asia Tenggara. Kondisi ini memicu timbulnya permasalahan keamanan maritim yang perlu memperoleh perhatian khusus, terutama ancaman yang bersifat non-tradisional yaitu pembajakan. Berdasarkan data International Maritime BureauIndonesia, Malaysia, dan Filipina menempati urutan teratas sebagai daerah yang wilayah perairannya sering diserang oleh kelompok pembajak. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut salah satunya dengan menjalin kerjasama militer antar negaraantara Malaysia, Filipina, dan Indonesia yang dikenal dengan nama Maphilindo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran kerjasama Maphilindo dalam menanggulangi kasus pembajakan di Asia Tenggara. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian hasil implementasi kerjasama yang telah dijalin oleh ketiga negara dapat dikatakan sudah cukup efektif karena program kerja sama tersebut semuanya saling terintegrasi dengan baik, walaupun terdapat beberapa hambatan. Namun, kerjasama ini diharapkan menjadi langkah awal ketiga negara anggota ASEAN dapat terus memperbaiki kekurangan yang ada dalam menanggulangi pembajakan yangberkembang di wilayah perairan Asia Tenggara.
Kata kunci: Pembajakan, kerja sama trilateral, ASEAN