DETAIL DOCUMENT
Pandangan Kaum Perempuan Indonesia Atas Representasi Pemberdayaan Perempuan Dalam Film Dokumenter He Named Me Lalala
Total View This Week0
Institusion
INSTITUT KOMUNIKASI DAN BISNIS LSPR
Author
Sari, Hellen Rosana
Subject
HT Communities. Classes. Races 
Datestamp
2024-01-03 10:21:49 
Abstract :
Film dikenal memiliki kapabilitas mempengaruhi serta membantu seseorang untuk menciptakan sebuah persepsi terhadap suatu kejadian atau fenomena. Film juga dapat memotivasi dan memberikan inspirasi bagi para penontonnya. Film dokumenter He Named Me Malalamenceritakan seorang perempuan hebat asal Pakistan, bernama Malala Yousafzai yang berjuang untuk tetap bersekolah, kisah perjuangannya serta keberaniannya dinilai mampu memotivasi dan menginspirasi banyak kaum perempuan. Penelitian ini terfokus pada bagaimana Malala, sosok perempuan hebat asal Pakistan, dapat menciptakan sebuan persepsitentang Women Empowermentdi antara perempuan Indonesia, yang saat ini sudah diberikan lebih banyak kemudahan dalam akses pendidikan. Menggunakan metode Kualitatif Deskriptif, pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan studi pustaka. Penelitian ini menggunakan teori representasi, persepsi, dan konsep Women Empowerment, sebagai metode analisa dalam penelitian ini. Hasilnya menunjukkan, Malala mampu memotivasi dan menginspirasi perempuan indonesia, dan tidak mustahil Indonesia di masa depan akan memiliki banyak tokoh perempuan hebat yang dapat membawa Indonesia ke arah perubahan yang lebih baik. Kata kunci: Film, Women Empowerment, Malala Yousafzai, Persepsi, Representasi. 

Institution Info

INSTITUT KOMUNIKASI DAN BISNIS LSPR