DETAIL DOCUMENT
Konstruksi Diplomasi Indonesia Terhadap Filipina Dalam Penyelesaian Delimitasi Batas Maritim Zona Ekonomi Ekslusif Di Laut Sulawesi Pada Tahun 2014
Total View This Week0
Institusion
INSTITUT KOMUNIKASI DAN BISNIS LSPR
Author
Sunjaya, Eriko
Subject
HT Communities. Classes. Races 
Datestamp
2024-01-03 10:19:33 
Abstract :
Indonesia merupakan negara kepulauan. Setiap negara pasti memiliki sebuah wilayah, rakyat, serta pemerintahan yang berdaulat. Setiap negara perlu menetapkan batas ?batas negaranya untuk menentukan wilayah kedaulatan negaranya. Pada penerapannya, penentuanbatas wilayah merupakan sebuah hal yang sulit ketika sebuah negara berdekatan dengan negara lain. Indonesia yang berdekatan dengan Filipina memiliki klaim tumpang tindih terhadap sebuah kolom laut di Laut Sulawesi. Sengketa klaim tumpang tindih ini dapat diselesaikan dengan damai melalui diplomasi yang dilakukan oleh kedua negara. Berdasarkan banyaknya sengketa mengenai perbatasan wilayah sebuah negara, penelitian ini dilakukan agar sengketa ?sengketa wilayah perbatasan yang ada dapat diselesaikan dengan damai dengan mencontoh diplomasi yang dilakukan oleh Indonesia dan Filipina. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis induksi. Penulis berharap melalui penelitian ini, proses diplomasi yang dilakukan oleh Indonesia dengan Filipina dalam penyelesaian sengketa delimitasi maritim zona ekonomi eksklusif di Laut Sulawesi ini dapat menjadi contoh untuk menyelesaikan sengketa ?sengketa perbatasan yang ada dengan lebih efektif dan dalam kurun waktu yang singkat. Kata kunci: konstruksi, diplomasi, Indonesia, Filipina, Laut Sulawesi 

Institution Info

INSTITUT KOMUNIKASI DAN BISNIS LSPR