DETAIL DOCUMENT
Strategi Komunikasi La Via Campesina Dalam Menyebarkan Gerakan Sosial Global Untuk Memperjuangkan Hak Petani Indonesia
Total View This Week0
Institusion
INSTITUT KOMUNIKASI DAN BISNIS LSPR
Author
Avellameda, Zuniga
Subject
HT Communities. Classes. Races 
Datestamp
2024-01-03 10:12:03 
Abstract :
Gerakan sosialglobal menjadi diskursus menarik dewasa ini,dengan menjamurnya medium yang bisa digunakan untuk menggalang kekuatan massa. Hadirnya gerakan sosial menjadi contoh di mana masyarakat biasa mampu bersatu untuk melawan ketidakadilan yang terjadi. Salah satu fenomena menarik yaitu munculnya aktifitas La Via Campesina (LVC) sebagai gerakan sosial global terbesar yang menentang sistem kapitalisme pada bidang pertanian. Isu yang dibawa oleh LVC tidak hanya berbicara mengenai ekonomi, melainkan masalah gender dan lingkungan. La Via Campesin ayang tumbuh pesat menjadi daya tarik bagi Indonesia yang kerap disebut sebagai negara agraris. La Via Campesina yang diwakilkan oleh Serikat Petani Indonesia menyampaikan ajakan bahwa negara ini tidak boleh memiliki keterikatan hubungan dengan agen kapitalisseperti WTO dan IMF. Pengertian gerakan sosial global yang ditulis oleh Charles Tilly menjelaskan bagaimana sebuah gerakan sosial punya cara berkomunikasi yang berdampak penting pada sistem pemerintahan. Dalam hal ini, La Via Campesina juga memperjuangkan hak asasi petani melalui sidang PBB. Penelitian kualitatif deskriptif digunakan untuk menjelaskan langkah-langkah yang dilakukan LVC dalam berkomunikasi kepada masyarakat. La Via Campesina menyertakan identitas resisten dalam strategi komunikasi yang dilakukan. Penyebaran informasi akan bahaya neoliberalisme disampaikan LVC kepada masyarakat luas sebagai bukti bahwa mereka mengkritik negara yang lemah akan ideologi asing. Kata Kunci: Gerakan sosial global, strategi komunikasi, La Via Campesina Indonesia, Identitas resisten 

Institution Info

INSTITUT KOMUNIKASI DAN BISNIS LSPR