Institusion
Universitas Kristen Maranatha
Author
Susanto, Melissa (1090032)
Subject
RK Dentistry
Datestamp
2015-02-05 04:40:47
Abstract :
Latar Belakang: Streptococcus sanguismerupakan bakteri kokus gram positif, banyak ditemukan pada plak dan karies gigi, serta pada aliran darah. Streptokokus oral ini berperan penting dalam patogenesis Stomatitis Aftosa Rekuren (SAR), baik sebagai patogen secara langsung atau sebagai stimulus antigenik. Pada penelitian sebelumnya (2012), esktrak daun binahong dapat menghambat
polibakteri penyebab SAR.
Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui efek ekstrak daun binahong dalam menghambat pertumbuhan bakteri S.sanguis dan pengaruh peningkatan konsentrasi ekstrak daun binahong dalam menghambat pertumbuhan S. sanguis.
Metode Penelitian: Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimental laboratorium dan diuji mengunakan metode ANOVA satu arah dilanjutkan uji LSD dengan ?=0,05.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan zona inhibisi oleh ekstrak daun binahong terhadap S.sanguis pada konsentrasi 80%, 40%, dan 20% sedangkan pada konsentrasi 10% dan 5% tidak ada zona inhibisi. Perbandingan semua konsentrasi
dengan kontrol positif juga didapatkan hasil yang sangat bermakna dengan p<0,05
Kesimpulan: Simpulan dari penelitian ini adalah ekstrak daun binahong dapat menghambat pertumbuhan bakteri S.sanguissecara in vitro pada konsentrasi 80%,
40%, 20%. Di lain pihak, peningkatan konsentrasi ekstrak daun binahong tidak meningkatkan daya antibakterial.