Abstract :
Latar Belakang: Dry mouth adalah keadaan rongga mulut yang kering, berhubungan dengan adanya penurunan aliran saliva. Merokok dianggap sebagai salah satu faktor risiko penyebab dry mouth karena dapat menurunkan produksi
saliva.
Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui apakah ada hubungan kebiasaan merokok terhadap terjadinya dry mouth pada 30 perokok filter dan 30 bukan
perokok di Kelurahan Sukawarna Kota Bandung.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik. Semua data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji statistik Chi-Square dan
diolah menggunakan program komputer SPSS.
Hasil: Hasil penelitian dari pemeriksaan secara objektif dengan menggunakan kaca mulut dan probe menyatakan bahwa terdapat hubungan yang cukup kuat antara perokok dengan terjadinya dry mouth, dan secara statistik berbeda bermakna p<0,05, artinya terdapat hubungan antara perokok dengan terjadinya dry mouth.
Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan kebiasaan merokok terhadap terjadinya dry mouth pada perokok filter di Kelurahan Sukawarna Kota Bandung.
Saran: Dilakukan penelitian lebih lanjut dengan jumlah sampel yang lebih besar dan kriteria yang berbeda.