Abstract :
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat abnormal return dan perbedaan return saham sebelum dan sesudah January effect pada Bursa Efek Indonesia (BEI). January effect merupakan kecenderungan terjadinya lonjakan harga saham pada pekan awal bulan Januari. Data yang digunakan adalah jenis data kuantitatif yang didapat dari sumber data sekunder berupa data harga penutupan harian saham di Bursa Efek Indonesia pada perusahaan yang masuk pada kelompok LQ45 pada periode penelitian 2012-2013 dan volume perdagangan selama periode pengamatan. Penelitian ini dilakukan dengan metode event study dan pendekatan market adjusted model. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat abnormal return pada bulan Januari namun tidak ada perbedaan return sebelum dan sesudah January effect sehingga pengumuman tersebut memiliki kandungan informasi.