Institusion
Universitas Kristen Maranatha
Author
Tanudjaya , Priscilla Arianty (0751114)
Subject
HF5601 Accounting
Datestamp
2015-01-27 06:04:29
Abstract :
Pertumbuhan yang pesat dalam bidang teknologi dan ilmu pengetahuan telah membawa perubahan yang sangat signifikan pada industri telekomunikasi. Hal ini memaksa setiap perusahaan untuk mencoba beradaptasi terhadap perubahan-perubahan tersebut, agar dapat mempertahankan posisi dalam peta persaingan yang semakin ketat. Demi mencapai kesuksesan perusahaan harus bisa merencanakan dan
mengimplementasikan sebuah strategi yang dapat memberikan competitive advantage, sehingga perusahaan tidak akan kalah bersaing dengan competitor. Untuk dapat mencapai competitive advantage pada sebuah industri yang memiliki persaingan ketat, tidak cukup bagi sebuah perusahaan untuk memfokuskan perhatian pada bidang finansial saja. Balanced scorecard, merupakan sebuah metode penilaian kinerja perusahaan yang dapat membantu perusahaan dengan menyediakan perspektif untuk mengukur kinerja perusahaan, yaitu perspektif keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan. Diharapkan dengan diterapkannya balanced scorecard, perusahaan dapat menjalankan fungsi perencanaan, pengimplementasian, dan mengevaluasi strategi dengan lebih efektif dan efesien,
sehingga kinerja perusahaan dapat meningkat secara signifikan. Penulis melakukan penilaian langsung pada PT.X Bandung, sebuah perusahaan yang bergerak pada bidang sistem informasi dan telekomunikasi. Metode yang digunakan dalam menyajikan dan menganalisa data sehingga dapat memberikan
gambaran yang jelas mengenai perusahaan berdasarkan pada fakta-fakta taau kejadian-kejadian di perusahaan tersebut serta dengan penyebaran kuesioner para para staf dan
karyawan. Dari penelitian yang dijalankan terlihat bahwa balanced scorecard sudah cukup berperan dalam PT.X sebagai inti dari manajemen strategik perusahaan dan sudah turut
andil dalam meningkatkan kinerja perusahaan. Walaupun begitu balanced scorecard masih belum digunakan secara maksimal di PT.X. Hal ini terbukti dari kurangnya
infrastruktur dan budaya perusahaan yang mendukung pengaplikasian balanced scorecard. Untuk menginkatkan tingkat efektifitas balanced scorecard kepada organisasi
secara menyeluruh melalui pelatihan dan seminar karyawan harus dibiasakan menggunakan balanced scorecard sebagai alat evaluasi dan juga feedback. Dengan begitu barulah perusahaan akan bisa menerima manfaat dari balanced scorecard secara maksimal.