Institusion
Universitas Kristen Maranatha
Author
Aurellia, Melina (0751123)
Subject
HF5601 Accounting
Datestamp
2015-01-27 07:36:27
Abstract :
Perkembangan dunia industri dan bisnis pada umumnya, akhir-akhir ini tertuju kepada kebijakan bagaimana suatu produk yang dihasilkan dapat senantiasa memuaskan pelanggannya. Customer Satisfaction merupakan tujuan utama
perusahaan dewasa ini. Perusahaan seakan berlomba-lomba menguasai pasar, meningkatkan profit dengan kepuasan konsumen sebagai alat perantaranya. Berbicara mengenai kepuasan tentu akan sangat erat kaitannya dengan kualitas.
Sementara kualitas itu sendiri dapat diukur baik secara kuantitatif maupun non kuantitatif. Biaya kualitas dapat diartikan sebagai sejumlah dana yang dikorbankan untuk menghasilkan produk yang berkualitas. Komponen biaya kualitas yang digunakan meliputi biaya pencegahan, biaya penilaian, biaya kegagalan internal dan biaya kegagalan eksternal sebagai indikator finansial kinerja kualitas perusahaan terhadap produktivitas yang diukur melalui tingkat penjualan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penjualan cukup dipengaruhi oleh besarnya biaya kualitas. Pada tahun 2007 rasio produktivitas sebesar 27 kali, tahun 2008 sebesar 33 kali, dan tahun 2009 naik menjadi 44 kali. Perusahaan harus memberikan perhatian yang cukup besar terhadap pengalokasian biaya-biaya tersebut
karena dari hasil penelitian dan secara teori membuktikan bahwa biaya kualitas yang dikeluarkan untuk menghasilkan produk yang berkualitas, memiliki efek yang cukup besar terhadap peningkatan produktivitas dimasa yang akan datang.