Abstract :
Budaya baca tidak dapat dilepaskan dari budaya visual, karena visual bisa
meningkatkan daya tarik kepada pembaca untuk membaca dan juga meningkatkan daya
ingat pembaca. Maka dari itu penulis membuat ?Artbook Baratayudha? untuk menunjang
buku Baratayudha.
?Baratayudha? adalah adalah yuda (yudha = perang) dahsyat antara dua pihak
keturunan darah Bharata yakni para Pandawa dan para Korawa di medan Kuru atau
Kurukshetra. Peperangan ini berlangsung selama 18 hari. Kisah ini diceritakan dalam
epos Mahabharata yang ditulis Vyasa Krisna Dwipayana di India kira kira 400 Tahun
Sebelum Masehi.
Penulis memilih untuk memvisualisasikan ?Baratayudha? ini dikarenakan
semakin memudarnya cerita keagamaan ini dalam masyarakat Indonesia, semakin
sedikitnya orang yang mengetahui mengenai cerita ini, selain itu cerita ?Baratayudha?
sendiri memiliki nilai-nilai moral yang baik bagi perkembangan moril masyarakat. Media
pemvisualisasian diinterpretasikan dalam sebuah Artbook, karena budaya visual lebih
kuat daripada budaya tulisan.
Selain membuat Artbook dari cerita Baratayudha, penulis juga membuat promosi
terhadap Artbook ini dengan menerapkannya dalam beberapa media ( Poster, X-Banner ),
Penulis juga membuat beberapa merchandise untuk dibagikan kepada pembeli yaitu Pin
dan T-Shirt. Semua hal diatas dibuat oleh penulis untuk meningkatkan jumlah pembaca
dan pecinta Baratayudha sebagai salah satu nilai kebudayaan nasional Indonesia.