Institusion
Universitas Kristen Maranatha
Author
Nagasari, Fitri ( 0722105 )
Subject
TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Datestamp
2015-01-28 07:46:48
Abstract :
Di industri makanan, terdapat kebutuhan akan pengontrolan level dengan zat cair yang tidak boleh bersentuhan langsung dengan sensor, sehingga sensor load cell banyak digunakan. Selain itu otomasi merupakan hal yang penting untuk mengendalikan dan monitoring proses produksi, khususnya untuk industri yang dapat menyebabkan radiasi ataupun mudah meledak. PLC merupakan salah satu kontrol otomasi yang handal dan banyak digunakan di industri, karena mudah untuk memodifikasi dan troubleshooting sistem.
Sensor Load Cell diaplikasikan pada sistem pengendalian level yang dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu PC, PLC Premium, PLC Twido, plant level, HMI, dan handphone. Load cell dihubungkan pada PLC Premium yang memproses nilai berat hasil dari sensor load cell. HMI mengambil data yang ada dari sensor load cell sebagai umpan balik, untuk dikendalikan oleh PLC Twido. HMI juga terhubung dengan PC yang kemudian akan menginformasikan handphone untuk monitoring plant dan mengatur set point. Sistem ini bertujuan untuk mengendalikan level zat cair, berdasarkan berat yang dibaca oleh load cell. Metoda kontrol yang digunakan adalah control on-off hysteresis.
Hasil data pengamatan menunjukkan bahwa hysteresis 0,1 merupakan yang terbaik pada sistem pengendalian level zat cair yang telah dibuat, untuk set point 4, 8, 12, 15,dan 20 cm. Hasil monitoring menunjukkan bahwa pada PC terdapat delay rata-rata 1,2 detik untuk setiap perubahan nilai yang dilakukan pada HMI.
Sedangkan pada handphone terdapat delay rata-rata 2,266666667 detik untuk setiap perubahan nilai yang dilakukan pada HMI. Sistem pengendalian level zat cair disarankan untuk menggunakan sistem kontrol yang lebih baik, misalnya PID.