DETAIL DOCUMENT
Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Tingkat Kepatuhan Pengobatan Pada Pasien Tuberkulosis Paru di RSUD Kabupaten Bekasi
Total View This Week0
Institusion
UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN
Author
Nisa Oktaviona
Subject
UMS.FAR03.005 
Datestamp
2025-01-06 03:11:39 
Abstract :
Latar Belakang : Tingkat pengetahuan dan kepatuhan adalah salah satu indikator penting\nuntuk menilai keberhasilan pengobatan pada pasien tuberkulosis paru. Faktor tesebut\nmenjadi salah satu penentu dalam terjadinya kenaikan atau penurunan angka morbiditas\ntetrhadap penyakit tuberkulosis paru. Tujuan: Mengukur tingkat pengetahuan dan tingkat\nkepatuhan pengobatan pasien tuberkulosis paru di RSUD Kab. Bekasi. Metode: Desain\npenelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif analitik observasional secara crosssectional dilakukan di RSUD Kab. Bekasi dengan sampel sebanyak 146 responden.\nPengambilan data menggunakan kuisioner tingkat pengetahuan yang sudah tervalidasi\ndengan nilai r Tabel 0,361 dan kepatuhan pasien pada pengobatan menggunakan kuisioner\nMorisky Medication Adherence Scale (MMAS-8). Hasil: Berdasarkan hasil penelitian\ndidapat responden sebanyak 29,5% dengan usia terbanyak 26-35 tahun, 61% jenis kelamin\nlaki-laki, 63,7% pendidikan SMA, 75,3% bekerja, 87% memiliki pendampingan peran\nPMO, 67,8% fase pengobatan lanjutan, 83,6% pasien kategori I dan uji statistik dengan\nmenggunakan uji chi-square menghasilkan nilai signifikansi p=0,000 dengan derajat\nsignifikansi a<0,05, yang menunjukan adanya hubungan antara tingkat pengetahuan terhadap tingkat kepatuhan pengobatan pada pasien tuberkulosis paru di RSUD Kabupaten\nBekasi. Kesimpulan: Ada hubungan antara tingkat pengetahuan terhadap tingkat\nkepatuhan pengobatan pada pasien tuberkulosis paru di RSUD Kabupaten Bekasi 

Institution Info

UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN