DETAIL DOCUMENT
Hubungan Kepatuhan Tranfusi Darah Terhadap Peningkatan Feritin Pada Pasien Thalasemia Mayor di Unit Thalasemia RS Sentra Medika Cikarang
Total View This Week0
Institusion
UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN
Author
Yulidian Nurpratiwi
Subject
UMS.NSE04.030 
Datestamp
2025-05-13 03:24:24 
Abstract :
Permasalahan: Thalasemia mayor adalah penyakit kronis yang mempunyai kelainan perkembangan\nsel darah merah yang menyebabkan usia sel darah merah kurang dari 120 hari. Penderita thalasemia\nmayor harus melakukan tranfusi darah secara rutin namun akan berakibat meningkatnya zat besi\ndalam tubuh di tandai dengan hasil pemeriksaan feritin yang tinggi. Kadar feritin kurang dari 1000\nng/ml tidak beresiko dibanding kadar feritin lebih dari 1000 ng/ml yang beresiko terjadinya siderosis\npada hati. Tujuan: untuk menganalisa hubungan kepatuhan tranfusi darah terhadap peningkatan\nferitin pada pasien thalasemia mayor di unit thalasemia RS Sentra Medika Cikarang. Metode: yang\ndigunakan adalah perhitungan kuantitatif dengan dengan pendekatan metode cross sectional.\nPenelitian ini dilakukan di Unit Thalasemia RS Sentra Medika Cikarang dengan populasi dalam\npenelitian ini pada anak dan remaja sebanyak 64 responden menggunakan tekhnik total sampling.\nDengan menggunakan lembar observasi data rekam medis hasil pemeriksaan feritin dan kunjungan\ntranfusi darah. Hasil: Hasil analisa data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan\nmenggunakan uji chi square didapatkan bahwa terdapat hubungan antara kepatuhan tranfusi darah terhadap peningkatan feritin pada pasien thalasemia mayor didapat p-value = 0,039 ( < nilai a = 0,05 ). Kesimpulan: terdapat hubungan yang signifikan terhadap kepatuhan tranfusi darah terhadap peningkatan feritin pada pasien thalasemia mayor di unit thalassemia RS Sentra Medika Cikarang. Saran : Untuk pelayanan diharapkan hasil penelitian ini dapat menngkatkan pelayanan kepada pasien dan orang tua penderita thalasemia. 

Institution Info

UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN