Abstract :
Latar belakang: Stroke merupakan penyebab kedua dalam kematian dan ketiga \nkecacatan di dunia. Kematian mendadak beberapa sel otak yang disebabkan adanya kekurangan\noksigen ketika aliran darah ke otak karena penyumbatan atau pecah dari arteri ke otak. Akibat\nstroke ditentukan bagian mana otak yang terjadi cedera (kanan atau kiri), hal ini mempengaruhi\nperubahan yang terjadi setelah serangan stroke yaitu kelumpuhan sebagian belah tubuh\n(hemiplegi) ataupun dimana sebelah bagian tubuh dirasakan tidak berasa (hemiparesis). Pasien\nstroke akan mengalami gangguan keseimbangan. Tujuan : Mengetahui pengaruh penambahan\nCore Stengthening dan Pelvic PNF terhadap keseimbangan berdiri dan berjalan pada lansia.\nMetode : Eksperimental dengan rancangan Three Group Pre Test dan Post Test. Responden\ndipilih 3 kelompok, yaitu pada lansia post stroke dengan gangguan keseimbangan statis dan\ndinamis. Setiap sampel diberikan perlakuan pemberian latihan core strengthening dan Pelvic\nPNF. Hasil : Uji normalitas data menggunakan shapiro wilk test dengan p>0,05. Berdasarkan\ntabel uji normalitas menunjukkan distribusi data penelitian ini adalah normal, hasil unpaired\ntest mendapatkan hasil yang berbeda-beda. Untuk core strengthening pada kelompok perlakuan\nmenunjukkan terdapat perubahan p value=<0,0435, pelvic PNF menunjukkan ada perubahan\np value=<0,0297. Core strengthening dan pelvic PNF menunjukkan perubahan signifikan\ndengan p value=<0,0012.