Abstract :
Pijat Tuina merupakan salah satu bagian dari akupuntur yang termasuk dalam teknik akupressur.\nTeknik ini menggunakan penekanan pada titik meridian tubuh atau garis aliran energi sehingga\nrelatif lebih mudah dilakukan dibandingkan akupuntur. Nyeri lutut merupakan penyakit yang\npaling sering mengenai kartilago sendi. Kartilago yang sehat akan memungkinkan tulang\nmelakukan gerakan dengan sempurna satu sama lain dan dapaat meredam rejatan (shock) yang\ntimbul akibat aktifitas fisik. Menurut Ilmu Pengobatan Tradisional Tiongkok (PTT atau TCM),\ndalam buku Yellow Emperor ( Huang Di Nei Jing sekitar tahun 2717-2599 sebelum masehi atau\nsekitar 5 ribu tahun yang lalu ) – pada bagian kitab Shu Wen, mencatat istilah yang popular yaitu\n: “Tong Ce Bu Tong, Bu Tong Ze Tong” dengan pengertian bila aliran Qi dan Xue itu lancar maka\ntidak ada terjadi nyeri/sakit, sebalik nya bila terdapat nyeri /sakit berarti aliran Qi dan Xue tidak\nlancar/terjadi hambatan. Tahun 2023 pada kelompok usia 40-43 tahun sebanyak 1 orang (5%),\nkelompok usia 44-47 tahun sebanyak 6 orang (30%), kelompok usia 48-51 tahun sebanyak 1\norang (5%), kelompok usia 52-55 tahun sebanyak 8 orang (40%) dan pada kelompok usia 56-60 \ntahun sebanyak 4 orang (20%), Dari total 20 responden penelitian yang mengalami penurunan \nskala nyeri sampai di angka 1 dan 3 sebanyak 8 responden, 12 responden sisanya mengalami\npenurunan derajat nyeri sampai di angka 2. Penelitian dengan 20 responden mengalami\npenurunan derajat nyeri diangka 1-3 yang berarti nyeri ringan. Hal ini bisa disebabkan karena\nfaktor fisik, emosi dan rutinitas terapi dari responden itu sendiri. Faktor fisik yang berkaitan\ndengan aktivitas sehari-hari yang dilakukan oleh masing-masing responden dan tingkat emosi\nyang dimiliki oleh masing-masing responden.