Abstract :
Latar Belakang: Proses penuaan adalah hal yang normal, namun bisa saja diiringi\ndengan masalah medis. Jatuh merupakan penyebab utama cedera fatal dan nonfatal\npada lansia. Penyebab utama jatuh pada lansia adalah masalah gaya berjalan serta\nkeseimbangan. Gangguan keseimbangan pada lansia disebabkan oleh kelemahan\notot-otot penegak tubuh. Core exercise merupakan prinsip penguatan pada otot-otot\ninti tubuh Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh core exercise\nterhadap peningkatan keseimbangan dinamis pada lansia di RS Lira Medika.\nMetode Penelitian: Penelitian ini bersifat eksperimental dengan rancangan yang\ndigunakan Randomized Pre and Post Control Group Design. Jumlah responden 14\norang lansia yang berusia 60 tahun keatas yang berkunjung ke Poli Rehabilitasi\nMedis RS Lira Medika yang dipilih dengan purposive sampling, dibagi dua\nkelompok, yaitu kelompok perlakuan dengan diberikan core exercise selama 2 kali\ndalam seminggu selama 6 minggu dan kelompok kontrol tanpa diberikan latihan.\nTeknik pengumpulan data dengan melakukan pengukuran keseimbangan dinamis\ndengan Times Up And Go Test (TUTG). Hasil: Kelompok perlakuan diuji\nmenggunakan unpaired t-test didapatkan hasil nilai yang signifikan p value sebesar\n<0,0001, sedangkan pada kelompok kontrol menunjukan tidak terdapat perubaan\nyang signifikan dengan p value sebesar 0,1690.Simpulan: ada pengaruh core\nexercise terhadap peningkatan kesimbangan dinamis pada lansia.