Abstract :
Diet diabetes melitus merupakan salah satu dari lima PILAR DM yaitu untuk mengontrol kadar gula darah pasien,\nmemberikan energi yang cukup dan menghindari komplikasi dari penyakit baik akut maupun kronis. Pada lansia sangat\nrentan terkena diabetes melitus karena seiring bertambahnya usia fungsi organ semakin menurun dan terjadi perubahanperubahan\n\nfisologis terutama pada sistem endokrin. Perubahan fisiologis pada usia lanjut normal terjadi namun\ntergantung pada kesehatan, gaya hidup, stres, dan kondisi lingkungan yang ada jadi pada setiap orang berbeda-beda.\nTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Diet Diabetes\nMelitus Pada Lansia Di Poli Spesialis RS X Cikarang. Jenis penelitian yang digunakan adalah non eksperiemen dengan\nmetode kuantitatif. Populasi dan sampel yang digunakan yaitu 41 responden dengan menggunakan total sampling.\nMetode penelitian yang digunakan adalah cross sectional Penelitian dilakukan dengan menggunakan data primer\ndengan instrument kuesioner pengetahuan, sikap, dukungan petugas kesehatan dan kepatuhan diet DM. Uji statistic\nmenggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan dengan\nkepatuhan diet DM dengan hasil P Value 0,001. Terdapat hubungan antara sikap dengan kepatuhan diet DM dengan\nhasil P Value 0,000. Terdapat hubungan antara dukungan petugas kesehatan dengan kepatuhan diet DM dengan P\nValue 0,001. Penderita diabetes melitus pada lansia di poli spesialis RS X Cikarang sudah memiliki pengetahuan yang\nbaik tentang diet diabetes melitus dan dapat melakukan diet dengan baik, maka dari itu diet diabetes melitus perlu\ndipertahankan dan mendapat dukungan dari petugas kesahatan maupun orang disekitarnya.